10 Mei 2023 - 14:54
Kekalahan Musuh Front Perlawanan adalah juga Kekalahan AS

Ayatullah Makarim Shirazi menganggap perlu untuk melestarikan dan memperkuat semangat keyakinan dan keimanan Mujahidin melalui pesan yang disampaikannya pada Jenderal Qaani.

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al-Uzhma Nashir Makarim Shirazi, dalam pertemuan dengan Jenderal Qaani, komandan Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, menghormati memori Syahid Soleimani dan mempertimbangkan dia seorang mujahidin yang tulus dengan berkata, “Syahid Soleimani memiliki semangat religius yang sangat kuat. Sebuah pertemuan mendatangi saya dan membawa kain dan berkata: Ini adalah kesaksian empat puluh orang percaya, saya ingin memasukkannya ke dalam kain kafan saya. Anda juga bersaksi. Saya mengamati bahwa pria ini, yang muncul dengan kehebatan di medan perang, juga memikirkan masa depannya. Keyakinan tulus inilah yang membuatnya kuat.”

Ayatullah Makarim Shirazi lebih lanjut menganggap situasi saat ini sangat berbeda dari masa lalu dan menambahkan, “Hari ini, front perlawanan menikmati kondisi yang sangat baik dan telah membuat kemajuan yang signifikan dan memiliki harapan cerah untuk masa depan.”

Ulama marja taklid ini kemudian menganggap penguatan dimensi agama sebagai salah satu berkah kemenangan. Ia berkata, “Mujahidin mempermalukan musuh dalam bayang-bayang jihad yang dengan demikian mujahidin ditakuti musuh dan saat yang sama menjadi mulia di hadapan Allah.”

“Syarat dasar kemenangan dan kemajuan adalah menjaga persatuan dan kesatuan.” Tegasnya.

Ayatullah Makarim juga mengatakan, “Kekalahan Israel dan musuh dari front perlawanan sebenarnya adalah kekalahan Amerika Serikat, karena Amerika senang dengan mereka dan marah ketika melihat mereka mundur.”

Ayatullah Makarim Shirazi menganggap perlu untuk melestarikan dan memperkuat semangat keyakinan dan keimanan Mujahidin dengan berkata, “Selain pekerjaan taktis dan pendidikan, kita harus meningkatkan semangat daya tarik Mujahidin, yang memiliki banyak efek spiritual dan psikologis pada mereka.”

“Salah satu ilmuwan barat mengatakan bahwa Muslim selalu menang, karena disebutkan dalam Al-Qur’an mereka bahwa kemenangan dalam perang atau kesyahidan dan surga menanti mereka, dan kekuatan seperti itu tidak mengenal kekalahan, tidak seperti musuh, yang dikalahkan dalam kasus apapun.” Tambah ulama marja taklid ini.

Ayatullah Makarim kemudian menganggap mengikuti ajaran Islam sebagai kunci kemenangan dengan berkata, “Generasi muda, yang belum memahami perang yang dipaksakan, harus mengenal realitas masa perang.”

Pada bagian lain pembicaraannya, Ayatullah Makarim Shirazi, mengacu pada ketakutan musuh terhadap agama dan keyakinan pemuda, menambahkan, “Musuh berusaha melemahkan iman pemuda kita dengan berbagai cara.”